“Citarasa Batak atau Toraja itu hanya ada 3 (tiga), yaitu asin, pedas, dan asam. Asin adalah garam kehidupan. Pedas adalah kerasnya kehidupan. Sedangkan asam adalah pelengkap kehidupan. Kalau di tempat kami, asam itu semacam dewi kesuburan. Ini sangat jauh berbeda dengan Aceh yang memiliki 20 citarasa. Mengapa? Ini karena Aceh merupakan bangsa baru jika dibandingkan dengan Batak. Aceh mulai mengenal banyak rempah-rempah yang dibawa oleh para pelaut dari Persia, Cina, dan Eropa baik dari daerah mereka berasal maupun dari tempat lain seperti Maluku.” Rahung membuka percakapannya. Penampilannya khas, dengan tato di wajah. Ia tidak mau diberi gelar chef. Katanya yang jago masak adalah ibunya. Itulah mungkin mengapa dalam setiap akun di media sosialnya selalu ada istilah pseudo-chef atau koki gadungan.
“Untuk memahami Indonesia cukuplah dari citarasanya. Dengan belajar sejarah masakan suatu daerah di Indonesia maka kita akan belajar memahami sejarah Nusantara,” begitu lanjutnya. Misalnya cabe, merupakan bumbu masakan yang hanya tumbuh di daerah Amerika Latin dan kemudian dibawa oleh para pelaut-pelaut di atas, hingga mendarat di Nusantara melalui pintu Aceh. Jauh sebelum ada cabe, Batak telah mengenal biji Andaliman. Tanaman berbentuk perdu ini begitu khas dengan banyaknya duri pada batangnya, berbau khas dan sangat menyengat (aromatik), dan saat bijinya digigit … hmmm pedasnya begitu khas. Andaliman hanya tumbuh di daerah pegunungan, pada tanah-tanah vulkanik.
Begitu pula dengan kecombrang. Di Jawa mungkin kita mengenalnya dengan nama rias atau honje. Buahnya memberikan rasa asam yang sedikit berbeda dari buah asam. Asam ini merupakan bagian dari citarasa masakan Batak/Toraja. “Di tempat kami, ada 5 (lima) jenis asam. Salah satunya adalah dari buah kecombrang itu.” Lalu ada kluwek yang mengandung zat yang memabukkan. Kluwek dalam bahasa Melayu disebut dengan Kepayang. Itulah mengapa ada istilah mabuk kepayang. Lain halnya dengan Adik Anin, yang menganggap rasa bubuk kluwek seperti oreo. Oalah! Semua bumbu itu dijelaskan dengan runut sesuai sajian masakan yang hendak dihidangkan. Bumbu-bumbu itu disajikan di atas meja di tengah, dengan penerangan tersendiri. Memberikan sensasi yang berbeda. Unik. Benar-benar tribal cuisine art.
Bagi Masyarakat Indonesia, menu makanan adalah sesuatu yang harus diperhatikan..diindonesia begitu banyak cita rasa dan macam ragam masakan yang bisa kita buat..
....Untuk Lebih Mudahnya Disini kita akan Mengupas dan membahas cara pembuatan dan menu apa saja yang ada di nusantara Indonesia:
RESEP DAN CARA MEMBUAT MIE ACEH SPESIAL KHAS ACEH
Mie Aceh merupakan salah satu masakan khas Aceh dengan rasa yang spesial. Mie Aceh sendiri menggunakan mie kuning tebal sebagai bahan utamanya dengan bumbu-bumbu spesial yang gurih dan pedas serta ditambah dengan irisan daging sapi, daging kambing, daging udang, atau cumi-cumi.
Untuk cara membuat mie aceh ini tidaklah sulit. Bahan-bahan yang harus disiapkan antara lain.
Bahan-bahan :
Bahan-bahan :
1. 500 gr mie kuning tebal (basah).
2. 150 gr daging sapi (potong dadu).
3. 150 gr udang (bersihkan dan hilangkan kulitnya).
4. 50 gr toge (bersihkan).
5. 100 gr kol (iris tipis).
6. 1 btg daun bawang (iris tipis).
7. 3 btg daun sop (iris tipis).
8. 2 sdt garam halus.
9. Kecap manis secukupnya.
10. Minyak goreng secukupnya (untuk menumis).
11. 6 siung bawang putih (iris tipis).
12. 5 siung bawang merah (iris tipis).
2. 150 gr daging sapi (potong dadu).
3. 150 gr udang (bersihkan dan hilangkan kulitnya).
4. 50 gr toge (bersihkan).
5. 100 gr kol (iris tipis).
6. 1 btg daun bawang (iris tipis).
7. 3 btg daun sop (iris tipis).
8. 2 sdt garam halus.
9. Kecap manis secukupnya.
10. Minyak goreng secukupnya (untuk menumis).
11. 6 siung bawang putih (iris tipis).
12. 5 siung bawang merah (iris tipis).
Bahan-bahan yang dihaluskan :
1. 6 bh cabai merah.
2. 5 bh kemiri (hluskan terlebih dahulu).
3. 4 bh kapulaga.
4. 1 sdt lada.
5. 1 sdt bubuk kunyit.
6. ½ sdt jinten.
7. 1 bh tomat (potong dadu).
8. 2 cm kayu manis.
2. 5 bh kemiri (hluskan terlebih dahulu).
3. 4 bh kapulaga.
4. 1 sdt lada.
5. 1 sdt bubuk kunyit.
6. ½ sdt jinten.
7. 1 bh tomat (potong dadu).
8. 2 cm kayu manis.
Cara Membuat :
Cuci bersih mie kuning basah dengan air hangat atau rebus dahulu mie kuning.
Tumis bumbu halus, kemudian tambahkan bawang putih dan merah yang diiris tipis tadi kemudian tumis hingga harum.
Masukkan udang dan daging, kol, serta daun bawang. Tambahkan air secukupnya.
Masukkan mie basah kemudian masak hingga matang. Lalu tambahkan potongan daun sop dan toge tadi.
Angkat dan sajikan mie Aceh.
Mie Aceh siap disantap. Nikmat dan lezat dimakan bersama acar mentimun beserta keripik melinjo.
Terima Kasih Telah Membaca Artikel resep mie aceh, resep masakan nusantara.Selamat mencoba.



0 komentar :
Posting Komentar